kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45900,82   11,02   1.24%
  • EMAS1.333.000 0,45%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%
AKTUAL /

7 Tips Jitu Menurunkan Tensi Tinggi Penderita Hipertensi Tanpa Obat Penurun Tensi


Sabtu, 23 Maret 2024 / 19:30 WIB
7 Tips Jitu Menurunkan Tensi Tinggi Penderita Hipertensi Tanpa Obat Penurun Tensi
ILUSTRASI. 7 Tips Jitu Menurunkan Tensi Tinggi Penderita Hipertensi Tanpa Obat Penurun Tensi.

Penulis: Tiyas Septiana

KONTAN.CO.ID -  Selain menggunakan obat penurun tekanan darah tinggi seperti amlodipine, penderita hipertensi bisa menerapkan beberapa tips untuk menurunkan dan mengontrol tekanan darah.

Tekanan darah atau tensi yang tinggi bisa memicu berbagai penyakit berbahaya seperti stroke, hingga penyakit jantung. 

Selain dengan obat-obatan, ada beberapa tips yang bisa dicoba oleh penderita hipertensi agar tekanan darah tetap normal.

Merangkum dari situs Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga (Ners Unair), berikut ini beberapa tips menurunkan tekanan darah tinggi.  

Baca Juga: Apa Saja Gejala Asam Lambung Rendah? Cek Cara Alami Meningkatkan Asam Lambung

Membatasi asupan garam

Salah satu penyebab utama tekanan darah tinggi adalah mengonsumsi makanan tinggi garam. Sumber makanan yang mengandung garam yang tinggi biasanya berasal dari makanan kemasan.

Agar tekanan darah tetap stabil, penderita hipertensi dianjurkan selalu memeriksa label makanan pada produk guna mengetahui berapa banyak garam yang digunakan. 

Agar lebih aman, ada baiknya untuk menyiapkan makanan sendiri dengan membatasi asupan garam hanya sekitar 1 sendok teh atau 2.300mg per hari.

Olahraga teratur

Olahraga dapat memperkuat otot jantung, sehingga tekanan pada pembuluh darah berkurang dan aliran darah menjadi lebih lancar. 

Agar tetap bugar, Anda disarankan untuk berolahraga selama 30 menit, sebanyak 3-4 kali per minggu.

Jika tidak punya waktu untuk berolahraga, tidak apa-apa asalkan tetap aktif bergerak. Contohnya adalah menyempatkan diri berjalan kaki, menaiki tangga, atau bahkan membereskan rumah.

Berhenti merokok

Salah satu tips agar tekanan darah tetap normal adalah dengan berhenti merokok bagi perokok. 

Perlu Anda ketahui bahwa merokok dapat menyebabkan kerusakan, peradangan, dan penyempitan pembuluh darah yang pada akhirnya menyebabkan tekanan darah meningkat secara bertahap.

Tidak hanya bagi diri sendiri, merokok juga dapat merugikan kesehatan orang lain yang menghirup asap rokok (perokok pasif).

Baca Juga: 4 Jenis Kacang Ini Melumpuhkan Kolesterol Jahat dan Tekanan Darah Tinggi

Membatasi alkohol dan kafein

Konsumsi alkohol dan kafein yang berlebihan memiliki kaitan dengan tekanan darah tinggi. 

Karenanya, Anda perlu batasi asupan alkohol minimal 1 gelas sehari untuk wanita dan 2 gelas sehari untuk pria, serta kurangi asupan kafein terutama bagi Anda yang lebih sensitif terhadap kafein.

Memenuhi kebutuhan istirahat

Terbiasa tidur tidak nyenyak dan tidak cukup beristirahat dapat memengaruhi tekanan darah. Karenanya, orang yang mengalami gangguan tidur biasanya lebih berisiko mengalami hipertensi dalam jangka panjang.

Ada banyak cara mudah untuk mencukupi kebutuhan istirahat dengan tidur selama sekitar 7-9 jam sehari, seperti berolahraga di siang hari, menghindari tidur siang, dan membuat suasana kamar tidur yang nyaman.

Mengatur pola makan

Cara sederhana menurunkan tekanan darah yang juga dengan mengonsumsi makanan sehat dan bergizi. Pola makan sehat yang disarankan untuk penderita hipertensi adalah diet DASH.

Aturan dasar dalam menjalani diet untuk menurunkan tekanan darah ini diantaranya: 

  • Mengurangi konsumsi makanan tinggi lemak total, lemak jenuh, gula, garam, dan karbohidrat
  • Memperbanyak konsumsi buah, sayur, dan biji-bijian utuh
  • Memperbanyak asupan tinggi kalium, kalsium, dan magnesium, seperti kacang-kacangan, produk olahan susu rendah lemak, ikan, pisang, alpukat, kentang, tomat, dan bayam

Baca Juga: Selain Mood Berubah-Ubah, Ini Tanda-Tanda Menstruasi Akan Segera Datang

Mengelola stres

Selain asupan makanan, stres juga turut memengaruhi emosi dan tekanan darah di dalam tubuh. Terlebih lagi, stres yang berkepanjangan bisa berdampak negatif pada pola hidup sehingga berisiko tinggi meningkatkan tekanan darah. 

Agar tekanan dara tetap normal, usahakan untuk selalu mengelola stres dengan baik, apalagi pada saat rencana tidak berjalan sesuai harapan.

Ada banyak cara untuk mengurangi stres atau menenangkan pikiran, seperti rajin melatih pernapasan, berjalan-jalan sambil menikmati pemandangan, membaca buku, menonton film komedi, atau mendengarkan musik yang menenangkan.

Jika cara-cara menurunkan tekanan darah di atas masih belum berhasil mengatasi hipertensi yang Anda alami, sebaiknya konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan penanganan sebelum terjadi komplikasi yang berbahaya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
Success in B2B Selling Omzet Meningkat dengan Digital Marketing #BisnisJangkaPanjang, #TanpaCoding, #PraktekLangsung

×