Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie
KONTAN.CO.ID - Bantuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat kembali digelontorkan oleh pemerintah lewat Kementerian Sosial (Kemensos).
Sebagaimana dilansir dari Kompas TV, Kamis (22/1/2026), bantuan sosial (bansos) kategori Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) akan kembali disalurkan pada Januari 2026.
Penyaluran bansos ini ditujukan pada keluarga penerima manfaat (KPM).
Lantas, bagaimana cara untuk mengetahui apakah nama kamu masuk sebagai penerima bansos?
Untuk memeriksanya, pemerintah menyediakan langkah-langkah pengecekan status bansos secara online.
Berikut langkah-langkah yang bisa dilakukan untuk mengecek status penerima bansos PKH dan BPNT Januari 2026.
Cek di laman resmi cekbansos.kemenkos.go.id
Pemeriksaan status penerima bansos PKH dan BPNT dapat diakses melalui web resmi Kemensos cekbansos.kemenkos.go.id.
Langkah-langkah lengkapnya sebagai berikut:
- Buka situs cekbansos.kemenkos.go.id
- Masukkan wilayah domisili, mulai dari provinsi, kabupaten, kecamatan, dan desa/kelurahan
- Masukkan nama lengkap penerima manfaat (PM) sesuai yang tertera di KTP
- Ketik kode yang tertera
- Jika wujud kode kurang jelas, anda bisa ketik simbol ulang untuk mendapatkan enkripsi baru
- Klik tombol 'CARI DATA'
- Sistem akan menunjukkan hasil pencarian status sebagai penerima bansos atau tidak
Baca Juga: Mulai Tanggal Berapa Jadwal Pemesanan Tiket Kereta Api Lebaran 2026?
Andai kata NIK atau nama muncul, artinya kamu berhak untuk mendapatkan pencairan bansos sesuai mekanisme yang berlaku.
Apabila tidak ada, maka nama kamu belum terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kemensos.
Periksa lewat aplikasi 'Cek Bansos'
Alternatif lainnya yang bisa digunakan adalah aplikasi Kemensos 'Cek Bansos'.
Aplikasi ini available di PlayStore bagi pengguna android, serta di App Store untuk apple user.
Saat memasuki aplikasi 'Cek Bansos', akan ada beberapa menu yang tertera. Untuk mengecek status penerima bansos, kamu cukup memilih menu 'Cek Bansos'.
Berikut cara lengkapnya:
- Masukkan wilayah anda, mulai dari provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, dan kelurahan/desa
- Tuliskan nama lengkap anda sesuai dengan yang tertera di KTP
- Lalu isi pertanyaan singkat yang tertera di aplikasi
- Klik 'CARI DATA'
Baca Juga: Pasokan Daging Sapi Kembali Normal: Pedagang Siap Jualan Jumat (23/1) Ini
Besaran nominal bansos PKH
Bansos PKH ditujukan oleh Kemensos kepada keluarga miskin dan rentan.
Sasaran PKH terbagi menjadi beberapa kategori dengan jumlah yang berbeda-beda, di antaranya:
- Ibu hamil/nifas: Rp750.000 per tahap
- Anak usia dini (0–6 tahun): Rp750.000 per tahap
- Siswa SD/sederajat: Rp225.000 per tahap
- Siswa SMP/sederajat: Rp375.000 per tahap
- Siswa SMA/sederajat: Rp500.000 per tahap
- Lansia (usia di atas 70 tahun): Rp600.000 per tahap
- Penyandang disabilitas berat: Rp600.000 per tahap
Mengutip dari laman resmi Kemensos, bantuan PKH bakal dilangsungkan secara bertahap dalam satu tahun melalui bank atau pos penyalur.
Sistemnya bisa secara tunai ataupun non tunai.
Besaran BPNT atau Program Sembako
Bantuan BPNT atau program sembako akan disalurkan lewat saldo elektronik yang bisa digunakan untuk membeli bahan pangan pokok di e-Warong.
Program e-Warong adalah sebuah skema yang dijalankan pemerintah untuk menyalurkan bansos secara non-tunai atau cashless.
Bantuan sosial ini diberikan kepada keluarga penerima manfaat dari kelompok masyarakat berpenghasilan rendah atau keluarga miskin dan rentan.
Tonton: Cuaca Ekstrem Jakarta Sampai Kapan? Ini Penjelasan BMKG
Besaran nominal bantuan BPNT yakni sebanyak Rp200.000 per bulan atau sesuai dengan kemampuan keuangan negara.
Waktu penyaluran bisa dilakukan bulanan maupun sesuai kebijakan pemerintah daerah.
Artikel ini sudah tayang di Kompas.com berjudul "Cara Cek Bansos PKH dan BPNT 2026, Adakah Nama Kamu?"
Selanjutnya: Menguji Sanksi
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













