kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%
AKTUAL /

Meredakan Asam Lambung, 3 Manfaat Kecombrang yang Memiliki Aroma Khas


Rabu, 10 Januari 2024 / 19:15 WIB
ILUSTRASI. Kecombrang bermanfaat meredakan asam lambung.

Reporter: Tri Sulistiowati | Editor: Tri Sulistiowati

MANFAAT KECOMBRANG - Kecombrang populer dalam dunia kuniler. Ini manfaat kecombrang untuk kesehatan, salah satunya membantu meredakan asam lambung. 

Kecombrang banyak dijadikan campuran menu makanan. 

Baca Juga: Penderita Gerd Tidak Boleh Minum Kopi?

Untuk Anda yang belum familiar, kecombrang merupakan sejenis tumbuhan rempah. Mengutip dari Wikipedia, tanaman kecombrang bisa tumbuh tinggi samapi 5 meter. Bunga kecombrang berwarna merah dengan daun berbentuk jorong.  

Mengutip dari Health.grid.id, bunga kecombrang mengandung vitamin C, serat, saponin, polifenol, flavonoid. 

Mengadung vitamin dan mineral membuat kecombrang populer dalam dunia kesehatan. Berikut manfaat kecombrang untuk kesehatan tubuh. 

1. Asam lambung 

Anda penderita asam lambung? Sebaiknya cobalah mengonsumsi kecombrang mulai saat ini. 

Melansir dari Tribunnews.com, kandungan dalam bunga kecombrang bisa membantu meredakan asam lambung tinggi. 

2. Bau badan 

Batang kecombrang memiliki aroma wangi yang khas. Anda bisa mengolah batang kecombrang menjadi sabun untuk digunakan sehari-hari. 

3. Gangguan kulit 

Bunga kecombrang efektif untuk mengobati penyakit kulit seperti cacar, campak, dan penyakit kulit lainnya.

Baca Juga: Bikin Mulas Sampai Tukak Lambung! Makanan Ini Tidak Boleh Dimakan Saat Perut Kosong

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

×