kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.803.000   30.000   1,08%
  • USD/IDR 17.757   18,00   0,10%
  • IDX 6.206   44,30   0,72%
  • KOMPAS100 820   7,74   0,95%
  • LQ45 631   10,77   1,74%
  • ISSI 218   -0,22   -0,10%
  • IDX30 360   5,73   1,62%
  • IDXHIDIV20 447   9,71   2,22%
  • IDX80 95   0,97   1,04%
  • IDXV30 123   1,72   1,42%
  • IDXQ30 117   2,17   1,90%
AKTUAL /

Prabowo Gembleng 400 Calon Bos BUMN di Hambalang, Dididik Intensif 9 Bulan


Selasa, 26 Mei 2026 / 04:43 WIB
Prabowo Gembleng 400 Calon Bos BUMN di Hambalang, Dididik Intensif 9 Bulan
ILUSTRASI. Prabowo Subianto memberikan pengarahan kepada 400 peserta angkatan pertama Program Presiden untuk Pemimpin Masa Depan (P3MD) di Hambalang, Jawa Barat, Minggu (24/5/2026). (Youtube/TV Parlemen/Dok)

Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - Presiden RI Prabowo Subianto memberikan pengarahan kepada 400 peserta angkatan pertama Program Presiden untuk Pemimpin Masa Depan (P3MD) di Hambalang, Jawa Barat, Minggu (24/5/2026).

Program P3MD merupakan inisiatif pembinaan calon pemimpin Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang digagas pemerintah bersama Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara atau Danantara. Program ini dirancang untuk menyiapkan kader-kader terbaik yang akan memimpin perusahaan pelat merah di masa mendatang.

Melalui program tersebut, peserta tidak hanya dibekali kemampuan profesional dan manajerial, tetapi juga pembentukan karakter, kepemimpinan, serta integritas. Pemerintah menilai penguatan kualitas sumber daya manusia menjadi salah satu kunci pembenahan tata kelola BUMN.

Pendidikan dalam P3MD berlangsung selama sembilan bulan dan dibagi dalam tiga tahap. Pada fase awal, peserta menjalani pelatihan karakter dan kedisiplinan selama tiga bulan.

Selanjutnya, peserta akan mendapatkan pembekalan terkait manajemen dan strategi pengambilan keputusan di Danantara Corporate University selama empat bulan. Adapun tahap akhir berupa program magang selama dua bulan di kementerian, lembaga pemerintah, hingga perusahaan BUMN.

Pemerintah berharap program ini mampu melahirkan generasi baru pemimpin BUMN yang siap menghadapi tantangan global, mempercepat transformasi perusahaan negara, serta meningkatkan daya saing Indonesia.

Baca Juga: Cek Instruksi Prabowo ke BMKG untuk Hadapi El Nino 2026

Salah satu peserta P3MD dari PT Bank Negara Indonesia (BNI), Zhirazzi Dimas Prasetyo, mengaku bangga dapat menjadi bagian dari program tersebut.

“Ya, saya merasa bangga menjadi salah satu peserta dari 400 total yang ada,” ujar Zhirazzi dalam keterangan resminya.

Ia mengatakan proses seleksi berlangsung sangat ketat. Dari sekitar 6.000 pendaftar, hanya 400 peserta yang akhirnya terpilih mengikuti program tersebut.

Menurut Zhirazzi, pesan Presiden Prabowo terkait pentingnya mental ideologi menjadi hal yang paling membekas selama mengikuti pengarahan di Hambalang.

Peserta lainnya dari PT Pupuk Indonesia, Erlin Shofiana, juga mengaku antusias mengikuti program pengembangan calon pemimpin nasional itu. Menurutnya, P3MD menjadi wadah penting dalam pengembangan kepemimpinan dan peningkatan kualitas SDM Indonesia.

“Kami harap (program ini) terus dikawal sampai dengan output yang diharapkan oleh Bapak Presiden,” tuturnya.

Tonton: Pertalite Mulai Langka, Tanda BBM Subsidi Akan Dihapus?

Sementara itu, peserta dari PT Pupuk Kalimantan Timur, Aizna Syachkalita, menilai program tersebut memiliki tujuan jangka panjang untuk memperkuat kemandirian bangsa melalui pembangunan sumber daya manusia unggul.

Judul Tabel 1: Tahapan Program P3MD untuk Calon Pemimpin BUMN

Tahapan Durasi Fokus Program
Pembentukan Karakter 3 bulan Kedisiplinan dan kepemimpinan
Pembekalan Manajerial 4 bulan Strategi bisnis dan pengambilan keputusan
Magang 2 bulan Praktik di kementerian dan BUMN

Judul Tabel 2: Fakta Program P3MD Angkatan Pertama

Keterangan Data
Jumlah peserta 400 orang
Jumlah pendaftar 6.000 orang
Lokasi pengarahan Hambalang, Jawa Barat
Lama pendidikan 9 bulan
 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

×