kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45886,18   -14,64   -1.62%
  • EMAS1.338.000 0,38%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%
AKTUAL /

Satu Bahan Alami Ini Terlarang Dikonsumsi oleh Penderita Asam Lambung, Apa Itu?


Senin, 19 Februari 2024 / 05:51 WIB
Satu Bahan Alami Ini Terlarang Dikonsumsi oleh Penderita Asam Lambung, Apa Itu?
ILUSTRASI. Refluks asam terjadi ketika asam dari lambung mengalir mundur ke kerongkongan.

Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - Apa itu penyakit asam lambung? Refluks asam terjadi ketika asam dari lambung mengalir mundur ke kerongkongan. Asam ini dapat mengiritasi lapisan kerongkongan. Makanan tertentu, seperti bawang putih, dapat menyebabkan kondisi ini terjadi lebih sering.

Meskipun bawang putih memiliki banyak manfaat kesehatan, umumnya dokter tidak menganjurkan makan bawang putih jika Anda mengalami asam lambung. Namun, tidak semua orang memiliki makanan pemicu yang sama. Apa yang memengaruhi satu orang dengan refluks asam mungkin tidak memengaruhi Anda.

Manfaat bawang putih

Melansir Healthline, banyak orang telah menggunakan bawang putih sebagai obat selama ribuan tahun. Ini adalah obat tradisional untuk tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, dan penyakit jantung.

Bawang putih memiliki efek positif pada pembuluh darah dan bahkan bertindak sebagai pengencer darah. Ini dapat mengurangi risiko untuk kanker perut dan usus besar tertentu.

Sifat-sifat ini terutama berasal dari senyawa belerang allicin. Allicin adalah senyawa aktif utama dalam bawang putih.

Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menentukan apakah ada dasar medis yang kuat untuk manfaat yang diusulkan ini. Penelitian terbatas tersedia mengenai apakah ada hubungan langsung antara konsumsi bawang putih dan gejala asam lambung.

Baca Juga: 8 Khasiat Jahe, Salah Satunya Bisa Kurangi Gula Darah Bagi Penderita Diabetes Tipe 2

Risiko dan peringatan

Kebanyakan orang bisa makan bawang putih tanpa mengalami efek samping. Jika Anda mengalami asam lambung, dokter biasanya menyarankan untuk tidak makan bawang putih.

Terlepas dari apakah Anda menderita asam lambung, konsumsi bawang putih membawa sejumlah efek samping ringan. Ini termasuk:

- maag
- sakit perut
- nafas dan bau badan

Karena konsumsi bawang putih dikaitkan dengan mulas, diduga meningkatkan kemungkinan mulas pada penderita asam lambung.

Seseorang lebih mungkin mengalami efek samping, terutama mulas, jika dia makan bawang putih mentah. Asupan tambahan, terutama pada dosis tinggi, dapat menyebabkan mual, pusing, dan kemerahan pada wajah.

Suplemen bawang putih juga dapat mengencerkan darah, jadi sebaiknya tidak dikonsumsi bersamaan dengan warfarin (Coumadin) atau aspirin. Anda juga harus menghindari mengonsumsi suplemen bawang putih sebelum atau sesudah operasi.

Jadi, yang perlu digarisbawahi, jika Anda mengalami refluks asam yang parah, sebaiknya hindari makan banyak bawang putih, terutama dalam bentuk mentah. 

Baca Juga: Apakah Madu Buat Asam Lambung Sembuh? Cek Ciri-Ciri Asam Lambung yang Parah

Jika Anda tidak ingin melepaskan bawang putih, konsultasikan dengan dokter Anda untuk menentukan apakah ini pilihan untuk Anda.

Mereka mungkin menyarankan Anda mengonsumsi bawang putih dalam jumlah kecil dan mencatat reaksi apa pun yang mungkin Anda alami selama seminggu. Dari sana, Anda dapat menilai gejala apa pun yang Anda alami dan mengidentifikasi makanan pemicunya.

Cara meredakan gejala asam lambung

Mengutip Kompas.com, setidaknya ada sembilan hal yang bisa dipratikkan untuk mengatasi heartburn ketika asam lambung kambuh, di antaranya: 

1. Melonggarkan pakaian 

Langkah awal mengatasi heartburn karena asam lambung adalah melonggarkan pakaian. Dalam beberapa kasus, heartburn mungkin dapat terjadi karena pakaian yang kita pakai terlalu ketat dan menekan isi perut. Jika itu masalahnya, maka segera longgarkan pakaian atau jika mengenakan ikat pinggang, segeralah melepaskannya. 

2. Berdiri tegak 

Postur tubuh juga bisa berkontribusi terhadap kejadian heartburn. Jika asam lambung naik ketika sedang duduk atau berbaring, maka cara mengatasinya adalah segeralah berdiri tegak. 

3. Mengangkat tubuh bagian atas 

Berbaring dapat memperburuk gejala heartburn. Jadi, jika asam lambung kambuh jelang waktu tidur, cara mengatasinya adalah menyesuaikan permukaan tempat tidur dan membuat tubuh bagian atas terangkat. 

Menurut Mayo Clinic, mengangkat kepala dengan bantal ekstra saja tidak cukup. Tujuan yang harus dicapai adalah mengangkat tubuh dari pinggang ke atas, sehingga cobalah mengubah posisi tempat tidur. 

Baca Juga: 6 Manfaat Pakcoy Untuk Kesehatan yang Teruji Klinis, Jangan Lewatkan!

4. Minum campuran soda kue dan air 

Jika sudah melakukan perubahan postur namun gejala heartburn masih membuat tidak nyaman, cobalah mengatasi asam lambung dengan mengonsumsi campuran soda kue dan air. 

Campuran soda kue dan air dapat menetralkan asam lambung. Untuk melakukannya, larutkan satu sendok teh soda kue di dalam segelas air kemudian minum secara perlahan. Tak hanya untuk minuman ini, namun minumlah segala sesuatu dengan perlahan adalah hal penting jika kita mengalami heartburn. 

5. Konsumsi jahe 

Jahe telah dikenal luas sebagai obat tradisional untuk heartburn selama berabad-abad. Selain itu, jahe juga dapat meredakan mual, sehingga sebagian orang meyakini obat asam lambung kambuh adalah jahe. 

Kita bisa menambahkan jahe parut atau potong ke dalam menu masakan tumis, sup atau makanan lainnya. Jika ingin membuatnya menjadi teh jahe, rendam akar jahe mentah, jahe kering atau teh celup jahe di dalam air mendidih, kemudian sajikan. 

6. Minum cuka sari apel 

Cuka sari apel adalah obat rumahan yang kerap digunakan oleh beberapa orang untuk mengatasi asam lambung kambuh karena diyakini dapat menetralkan asam lambung. Meminumnya setelah makan untuk meringankan gejala heartburn. 

Sayangnya, efek ini tidak mencapai tingkat signifikansi statistik sehingga diperlukan lebih banyak penelitian untuk mendalaminya. Jika memutuskan untuk meminum cuka sari apel, usahakan untuk mengencerkannya dengan air dan minum setelah makan. 

7. Mengunyah permen karet 

Menurut sebuah penelitian di 2014, mengunyah permen karet selama setengah jam setelah makan juga bisa membantu meringankan atau mengatasi gejala heartburn ketika asam lambung kambuh. 

Mengunyah permen karet dapat menstimulasi produksi air liur dan kemampuan menelan. Kondisi ini diyakini dapat membantu melarutkan dan membersihkan asam lambung di kerongkongan. 

8. Menghindari merokok 

Kita semua tahu bahwa rokok buruk bagi kesehatan. Namun, para perokok tetap saja sulit meninggalkannya. Secara khusus, rokok juga berkontribusi terhadap asam lambung kambuh. 

Mungkin saja merokok bisa jadi cara untuk meredakan rasa tidak nyaman, namun merokok ketika merasakan gejala heartburn tidak akan meredakan kondisi tersebut. 

Selanjutnya: BNI Kuncurkan Fasilitas Kredit Rp 1,35 Triliun ke CUAN

Menarik Dibaca: Jawa Tengah Diprediksi Hujan Lebat pada Senin (19/2) dan Selasa (20/2)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
Success in B2B Selling Omzet Meningkat dengan Digital Marketing #BisnisJangkaPanjang, #TanpaCoding, #PraktekLangsung

×