kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45895,84   4,26   0.48%
  • EMAS1.325.000 0,00%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%
AKTUAL /

Simak Perbedaan Angin Puting Beliung, Tornado dan Siklon, Ini Penjelasan BMKG


Jumat, 23 Februari 2024 / 15:27 WIB
Simak Perbedaan Angin Puting Beliung, Tornado dan Siklon, Ini Penjelasan BMKG

Penulis: Ryan Suherlan

Perbedaan Angin Puting Beliung, Tornado dan Siklon, - Baru-baru ini cuaca ekstrem melanda beberapa daerah di Indonesia, salah satunnya angin puting beliung yang melanda kawasan Kabupaten Sumedang dan Kabupaten Bandung pada Rabu (22/2/2024) lalu.

Bencana angin puting beliung tersebut merusak ratusan rumah dan bangunan pabrik serta puluhan orang mengalami luka-luka hingga harus dilarikan ke rumah sakit.

Selain itu, bencana angin puting beliung dahsyat tersebut juga diperbincangkan warganet termasuk ke dalam kategori tornado. Hingga sebagian pihak mengklaim bahwa bencana alam di Kabupaten Sumedang dan Kabupaten Bandung tersebut merupakan tornado pertama di Indonesia.

Baca Juga: 6 Penyebab Demam Berdarah Selain Nyamuk, Apa Saja?

Lantas apa perbedaan angin puting beliung, tornado dan Siklon?

Melansir dari laman Badan Meterologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Siklon, tornado, puting beliung dan water spout sama-sama merupakan pusaran atmosfer. Namun demikian, ukuran diameter tornado, puting beliung dan water spout sama-sama berkisar pada ratusan meter, sedangkan ukuran diameter siklon dapat mencapai ratusan kilometer. 

Tornado terjadi di atas daratan, sedangkan siklon tropis di atas lautan luas. Siklon tropis yang memasuki daratan akan melemah dan kemudian mati. Puting beliung merupakan sebutan lokal untuk tornado skala kecil yang terjadi di Indonesia, dan water spout merupakan tornado yang terjadi di atas perairan, (dapat berupa danau maupun laut).

Baca Juga: Tanda-Tanda Kolesterol Tinggi Pada Kaki, Coba 5 Buah-Buahan Ini untuk Mengatasinya

Selain itu, perbedaan angin puting beliung dan tornado bisa dilihat dari beberapa kriteria di antaranya:

1. Daerah tumbuhnya

Siklon umumnya berada di atas lintang 10 derajat utara maupun selatan dan terjadi dilautan. Sedangkan, tornado terjadi di darat seperti angin puting beliung.

2. Arah gerak

Biasanya untuk siklon di bumi belahan selatan akan bergerak ke arah barat atau barat daya. Sedangkan tornado, arah pergerakannya tergantung pada arah gerak badai guntur pembentuknya.

Baca Juga: Prediksi AC Milan vs Atalanta (26/2) dan Jadwal Liga Italia Serie A Pekan 26

3. Ukuran diameter

Umunya siklon di lautan berukuran ratusan kilometer. Sedangkan, tornado berukuran ratusan meter. Serta angin puting beliung lebih kecil skalanya dari torndao.

4. Lama hidupnya

Siklon bisa berlansung cukup lama mulai dari 1 sampai 30 hari dengan rata-rata 3 sampai delapan hari. Sedangkan tornado dan angin puting beliung bisa berlansung mulai dari 3 menit hingga lebih dari satu jam.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU

×