kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45963,73   -4,04   -0.42%
  • EMAS1.315.000 0,38%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%
AKTUAL /

10 Tanda Liver Harus Didetoksifikasi


Rabu, 27 Maret 2024 / 14:10 WIB
10 Tanda Liver Harus Didetoksifikasi
ILUSTRASI. Liver

Reporter: Tri Sulistiowati | Editor: Tri Sulistiowati

TANDA-TANDA LIVER HARUS DIDETOKS - Liver organ tubuh yang memiliki tugas penting dalam metabolisme tubuh. Ini tanda-tanda liver butuh detoksifikasi. 

Organ hati alias liver berperan memecah nutrisi dari makanan menjadi energi dan mensintesis molekul penting seperti protein dan kolesterol.

Baca Juga: Anti Ribet! Ini Cara Konsumsi Sereh untuk Mengobati Asam Urat

liver juga berperan mendetoksifikasi darah dengan menyaring racun dan memetabolisme obat-obatan dan alkohol. 

Liver menghasilkan empedu untuk mencerna lemak, dan menyimpan glikogen untuk cadangan energi. 

Banyaknya peran liver pada sistem metabolisme membuat setiap orang wajib menjaga organ ini. 

Melansir dari Health Shots, salah satu cara menjaga kesehatan liver adalah dengan melakukan detoksifikasi. 

Berikut tanda-tanda liver butuh didetoks: 

1. Kelelahan 

Racun yang berlebihan dalam tubuh bisa membebani hati. 

Hal ini  mengakibatkan liver kelelahan, karena sulit menjalankan fungsinya. 

2. Mesalah pencernaan 

Selain makanan yang dikonsumsi, gangguan fungsi liver bisa menyebabkan perut kembung, sembelit, atau diare karena adanya gangguan produksi empedu. 

3. Penyakit kuning '

Kulit dan mata yang menguning menandakan kerusakan atau disfungsi liver. 

Hal ini biasanya disebabkan oleh kelebihan bilirubin, yaitu pigmen kekuningan yang terbentuk ketika sel darah merah dipecah.

4. Urin berwarna gelap 

Urine berwarna gelap menandakan masalah pada liver. 

Peningkatan kadar bilirubin menyebabkan urin menjadi gelap. 

5. Sakit perut 

Ketidaknyamanan di perut kanan atas bisa menandakan peradangan atau pembesaran liver. 

6. Penurunan berat badan tanpa sebab 

Organ liver yang tidak sehat bisa menganggu sistem metabolisme, sehingga mengakibatkan penurunan berat badan. 

Tubuh akan kesulitan memproses nutrisi jika ada masalah pada liver.

7. Masalah kulit 

Disfungsi hati dapat muncul dalam bentuk gatal, ruam, atau jerawat. 

Masalah kulit ini disebabkan oleh penumpukan racun.

8. Perubahan suasana hati 

Racun dapat mempengaruhi keseimbangan neurotransmitter. 

Hal ini dapat menyebabkan perubahan suasana hati atau mudah tersinggung.

9. Nafsu makan yang buruk 

Disfungsi hati dapat menyebabkan berkurangnya nafsu makan.

10. Retensi cairan 

Kerusakan liver dapat menyebabkan penumpukan cairan di perut atau kaki.

Retensi cairan akan mengakibatkan pembengkakan pada bagian tubuh tersebut.

Cara mendetoksifikasi liver

Mendetoksifikasi liver cukup mudah, Anda cukup merubah gaya hidup dan pola makan. 

Berikut cara detoksifikasi liver: 

  • Minum air cukup untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi 
  • Makan makanan bernutrisi seimbang 
  • Hindari minum minuman beralkohol 
  • Hindari makan makanan olahan yang mengandung gula tinggi, lemak tidak sehat, dan zat aditif 
  • Olahraga secara teratur 
  • Hindari berada di dekat paparan asap rokok 
  • Tidur cukup 
  • Menjaga berat badan dalam nilai ideal 
  • Vaksinasi hapatitis A dan B

Baca Juga: Daftar Makanan Tinggi Purin yang Penting Diwaspadai  

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
Negosiasi & Mediasi Penagihan yang Efektif Guna Menangani Kredit / Piutang Macet Using Psychology-Based Sales Tactic to Increase Omzet

×