kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45928,35   -6,99   -0.75%
  • EMAS1.321.000 0,00%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%
AKTUAL /

3 Risiko Utama dari Mengonsumsi Cumi-Cumi, Cek Juga Kandungan Nutrisinya


Kamis, 22 Februari 2024 / 05:50 WIB
3 Risiko Utama dari Mengonsumsi Cumi-Cumi, Cek Juga Kandungan Nutrisinya
ILUSTRASI. Cumi-cumi merupakan salah satu jenis makanan laut yang banyak mengandung nutrisi menyehatkan bagi tubuh.

Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

MANFAAT CUMI-CUMI - Manfaat cumi-cumi untuk kesehatan tidak diragukan lagi. Pasalnya, cumi-cumi meruapakan salah satu jenis makanan laut yang banyak mengandung nutrisi menyehatkan bagi tubuh. 

Manfaat cumi-cumi bagi tubuh ada banyak. Beberapa di antaranya bisa menyehatkan jantung karena cumi-cumi kaya akan asam lemak omega-3. 

Selain itu, cumi-cumi juga bisa menyehatkan otak karena mengandung kolin. 

Untuk lebih lengkapnya, berikut penjelasan manfaat cumi-cumi untuk kesehatan yang luar biasa.

Nutrisi Cumi-Cumi

Melansir Stylecraze, berikut adalah kandungan nutrisi yang ada pada cumi-cumi:

  • Kalori 92 kkal
  • Karbohidrat 3,08 gram
  • Lemak 1,38 gram
  • Lemak Jenuh 0,36 gr
  • Lemak Tak Jenuh Tunggal 0,11 g
  • Lemak Tak Jenuh Ganda 0,52 g
  • Asam Lemak Omega-3 0,50 g
  • Asam Lemak Omega-6 0,01 gram
  • Protein 15,58 gram
  • Riboflavin (B2) 0,41 mg
  • Cobalamin (B12) 1,30 mcg
  • Kolin 65,0 mg
  • Niasin (B3) 2,18 mg
  • Vitamin C 4,70mg
  • Vitamin E 1,20mg
  • Asam Pantotenat (B5) 0,50 mg
  • Piridoksin (B6) 0,06 mg
  • Tiamin (B1) 0,02 mg
  • Folat 5,0 mcg
  • Tembaga 1,89mg
  • Selenium 44,8 mikrogram
  • Fosfor 221,0 mg
  • Seng 1,53 mg
  • magnesium 33,0 mg
  • Kalium 246,0 mg
  • Besi 0,68 mg
  • Kalsium 32,0 mg
  • Natrium 44,0 mg
  • Mangan 0,04 mg

Baca Juga: Ini 6 Camilan Sehat untuk Kesehatan Ibu Hamil dan Janin, Salah Satunya Alpukat

3 Risiko kesehatan cumi-cumi

Cumi-cumi umumnya dianggap sebagai makanan yang aman dalam jumlah sedang. Risiko kesehatan utama dari cumi-cumi dan kerang berasal dari kadar merkuri dan alerginya.

1. Memicu alergi 

Seperti halnya kerang-kerangan lainnya, cumi-cumi memiliki risiko reaksi alergi. Suatu zat yang disebut tropomiosin kemungkinan besar menjadi penyebabnya. Jika Anda memiliki alergi kerang, sebaiknya hindari cumi-cumi.

2. Keracunan merkuri

Makanan laut telah lama diketahui mengandung merkuri. Penumpukan merkuri dalam tubuh dapat menimbulkan bahaya yang serius, terutama bagi anak-anak. FDA menganggap cumi-cumi sebagai salah satu "Pilihan Terbaik" untuk makanan laut, yang berarti cumi-cumi mengandung kadar merkuri yang relatif rendah. Namun, perlu diingat bahwa cumi apa pun yang Anda konsumsi kemungkinan besar mengandung merkuri.

Baca Juga: Ini 7 Makanan untuk Mencegah Sakit Gigi dan Mulut, Ada Yogurt hingga Cranberry

3. Tinggi Kolesterol

Dengan 233 mg kolesterol per 100 g, cumi-cumi merupakan sumber kolesterol makanan yang baik. Kandungan kolesterol bisa semakin meningkat berdasarkan cara memasak dan menyiapkan hidangan. Misalnya, menyantap cumi goreng berbentuk cincin meskipun lezat bukanlah pilihan yang cocok bagi orang-orang yang memiliki masalah kardiovaskular. Memanggang atau merebus cumi-cumi dapat membantu Anda menikmati cumi dengan cara yang lebih sehat.

Manfaat Cumi-cumi untuk Kesehatan

Sebagian besar manfaat kesehatan cumi-cumi terutama dikaitkan dengan tingginya kandungan protein, mineral, dan asam lemak omega-3. 

Mari kita pahami lebih jauh manfaat cumi-cumi untuk kesehatan seperti yang dikutip dari Stylecraze dan WebMD:

1. Kehamilan yang sehat

FDA menyoroti cumi-cumi sebagai makanan sehat bagi mereka yang sedang hamil dan menyusui. Kandungan protein dan zat besi pada cumi-cumi dianggap sangat penting bagi ibu hamil.

Baca Juga: 5 Cara Mudah Menurunkan Kolesterol Jahat Tanpa Obat

2. Artritis reumatoid

Penelitian tentang asam lemak omega-3 yang ditemukan dalam makanan laut menunjukkan bahwa mereka membantu meringankan gejala rheumatoid arthritis. Peserta dalam sebuah penelitian melaporkan periode kekakuan sendi yang lebih singkat di pagi hari dan mengurangi pembengkakan dan nyeri sendi.

3. Sumber protein pembentuk otot yang baik

Cumi menyediakan 15,6 gram protein per 100 g porsi. Selain itu, cumi-cumi adalah protein lengkap yang berarti mengandung kesembilan asam amino esensial dalam jumlah yang cukup yang diperlukan untuk membangun jaringan dan otot tubuh kita.

4. Rendah merkuri beracun

Cumi-cumi adalah salah satu pilihan makanan laut yang paling aman dari kontaminasi merkuri. Rata-rata kandungan merkuri pada daging cumi berdasarkan 36 sampel yang tersedia secara komersial ditemukan sebesar 0,024 ppm (part per Million). 

Di antara pilihan makanan laut yang populer, cumi-cumi lebih enak daripada tuna, sarden, kepiting, dan lobster.

Baca Juga: 7 Khasiat Menakjubkan Ikan Laut yang Perlu Diketahui, Baik Buat Kesehatan Anak

5. Mengandung kolin yang menyehatkan otak

Dengan 65 mg kolin per 100 gram porsi, cumi merupakan sumber kolin yang baik setelah telur. Kolin adalah nutrisi penting yang penting untuk kesehatan otak dan hati. Ini juga membantu mencegah kelainan tulang belakang pada janin yang sedang berkembang. 

Baca Juga: Ini 6 Camilan Sehat untuk Kesehatan Ibu Hamil dan Janin, Salah Satunya Alpukat

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU

×