kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45920,31   -15,20   -1.62%
  • EMAS1.347.000 0,15%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%
AKTUAL /

Apa Saja Jenis Sayuran yang Paling Sehat dan Kaya Nutrisi?


Rabu, 10 Januari 2024 / 18:15 WIB
Apa Saja Jenis Sayuran yang Paling Sehat dan Kaya Nutrisi?
ILUSTRASI. Sayuran

Reporter: kompas.com | Editor: Tri Sulistiowati

SAYURAN PALING SEHAT DAN KAYA NUTRISI - Sayuran baik dikonsumsi secara rutin karena kaya akan mineral dan vitamin. Ini enam sayuran paling sehat dan kaya nutrisi. 

Sudah bukan rahasia lagi bila sayuran merupakan makanan menyehatkan. 

Baca Juga: Tak Perlu Minum Obat! Ini Cara Menurunkan Kadar Asam Urat Tinggi

Namun, kira-kira sayuran mana yang paling sehat? 

Dikutip dari Real Simple, ahli diet bersertifikat di Pritikin Longevity Center Lon Ben-Asher MS, RD, LD/N mengatakan semua sayuran menawarkan berbagai senyawa dan kandungan sehat yang dapat menurunkan risiko penyakit. 

Namun ada beberapa sayuran yang lebih bernutrisi dan disarankan untuk dimakan setiap hari. 

Sayuran-sayuran tersebut adalah sayuran dengan berbagai vitamin, mineral, antioksidan, dan fitonutrien lain yang membantu menyehatkan tubuh dan menjauhkan diri dari penyakit, atau sayuran kaya serat dan air yang dapat membantu kita kenyang lebih lama. Misalnya saja, tujuh sayuran berikut ini. 

1. Brokoli 

Sayuran paling sehat pertama adalah brokoli, yang mengandung sulforaphane, yang dikenal dapat mengatasi kanker. 

“Brokoli juga merupakan sumber vitamin C dan kalium yang baik dan penting untuk menjaga sistem kekebalan tubuh, membantu menyehatkan organ kardiovaskular, dan menurunkan tekanan darah,” ujar Ben-Asher. 

Kembang kol Ben-Asher mengatakan, kembang kol mengandung senyawa bernama glukosinolat dan isotiosianat yang dapat membantu melawan kanker. 

Selain itu, kembang kol juga merupakan sumber folat, vitamin C, dan vitamin K yang baik lho. 

Jadi jika ingin menyantap makanan sehat, cobalah olah kembang kol dengan cara memanggang atau menyulapnya menjadi nasi kembang kol. 

2. Kubis Brussel 

Menurut Ben-Asher, kubis Brussel mengandung senyawa bernama kaempferol yang dapat melawan kanker dan radang. 

“Kubis Brussel dikenal dapat mendukung kesehatan kardiovaskular, usus, dan metabolisme, serta merupakan sumber folat, vitamin C dan K, potasium, dan magnesium yang baik,” ujarnya. 

Kita bisa menyantapnya dengan memasukkannya ke dalam salad atau dipanggang dalam oven. 

3. Sayuran berdaun hijau  

Sayuran berdaun hijau seperti bayam, kangkung, dan Swiss chard pun tak kalah menyehatkannya dengan deretan sayuran sebelumnya. 

“Sayuran-sayuran seperti ini mengandung senyawa yang terbukti mengurangi risiko kanker serta merupakan sumber lutein, zeaxanthin, dan beta karoten yang baik, sehingga dapat mendukung kesehatan jantung dan mata,” ujar Ben-Asher. 

Untuk menyantapnya, kita bisa memasukkannya ke dalam smoothie, ditumis, atau dicampurkan dengan bahan makanan lain, seperti saus, pasta, atau nasi. 

4. Kacang-kacangan dan lentil 

Jika ingin mengonsumsi makanan tinggi protein yang tak memiliki lemak jenuh dan kolesterol, maka konsumsilah kacang-kacangan dan lentil. 

Makanan-makanan ini bahkan dapat menjadi sumber kalium yang baik serta mengandung serat larut yang tinggi. 

Manfaatnya dapat menurunkan kadar kolesterol dan menyehatkan metabolisme tubuh dengan memberi efek pembntukkan gel di usus. 

Efek tersebut memperlambat pencernaan glukosa, yang meningkatkan pengendalian gula darah serta menyehatkan pencernaan dengan membantu pertumbuhan baketri baik di mikrobioma usus. 

5. Ubi jalar 

Menurut ahli gizi dan diet bersertifikat sekaligus pengembang resep di Cheerful Choices Mackenzie Burgess, RDN, ubi mengandung gula alami, sehingga bisa menjadi alternatif makanan sehat tanpa perlu gula tambahan. 

“Satu ubi jalar ukuran sedang menghadirkan sekitar 115 kalori dan 4 gram serat penyeimbang gula darah. Selain itu, ubi jalar memiliki berbagai nutrisi bermanfaat seperti vitamin A, vitamin C, dan mangan.” 

Belum lagi, ubi jalar merupakan sumber potasium yang sangat baik, sehingga dapat membantu menurunkan tekanan darah. 

6. Jamur 

Sayuran paling sehat terakhir adalah jamur segar, yang menurut Burgess kaya akan berbagai nutrisi seperti vitamin D, selenium, seng tembaga, dan vitamin B. 

“Sebagai contoh, memakan empat jamur cremini saja sudah dapat memberi kita 44 dan 38 persen dari asupan tembaga dan selenium yang direkomendasikan. Keduanya dapat membantu mencegah kerusakan sel dan menjaga kesehatan sistem kekebalan tubuh kita,” ujarnya. 

Selain itu, kandungan vitamin D dari jamur yang terekspos sinar UV juga dapat membantu kita mendapatkan asupan vitamin D yang cukup, mengingat masih cukup banyak orang yang mengalami kekurangan vitamin D.

Baca Juga: Jangan Salah Kaprah! Ini Tanda-Tanda Perempuan Kehilangan Gairah Seks

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "7 Sayuran Paling Sehat dan Kaya Manfaat bagi Tubuh", 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU

×