kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45935,34   -28,38   -2.95%
  • EMAS1.321.000 0,46%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%
AKTUAL /

Diabetes Penyebab Utama Kebutaan Orang Dewasa Usia 20-74 Tahun, Ini Penjelasannya


Rabu, 31 Januari 2024 / 13:17 WIB
Diabetes Penyebab Utama Kebutaan Orang Dewasa Usia 20-74 Tahun, Ini Penjelasannya
ILUSTRASI. Diabetes adalah penyebab utama kebutaan pada orang dewasa berusia 20 hingga 74 tahun.

Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - Jika Anda pengidap diabetes, Anda harus melakukan kunjungan dokter mata secara teratur. 

Pasalnya, gula darah tinggi dapat menyebabkan masalah seperti penglihatan kabur, katarak, glaukoma, dan retinopati. 

Faktanya, diabetes adalah penyebab utama kebutaan pada orang dewasa berusia 20 hingga 74 tahun.

Melansir WebMD, berikut sejumlah masalah mata yang berkaitan dengan diabetes:

1. Penglihatan kabur

Jangan membeli kacamata baru jika Anda melihat segala sesuatu menjadi buram. Bisa jadi itu hanya masalah kecil yang disebabkan oleh tingginya gula darah. Lensa mata bisa membengkak, sehingga mengubah kemampuan Anda untuk melihat.

Untuk memperbaikinya, Anda perlu mengembalikan gula darah ke kisaran target (70-130 miligram per desiliter, atau mg/dL, sebelum makan, dan kurang dari 180 mg/dL 1 hingga 2 jam setelah makan). 

Mungkin diperlukan waktu hingga 3 bulan agar penglihatan Anda kembali normal sepenuhnya.

2. Katarak

Lensa internal alami mata Anda memungkinkan mata Anda melihat dan fokus pada suatu gambar, seperti halnya kamera. Ketika lensa menjadi keruh, seperti jendela yang kotor atau ternoda, itu berarti telah terbentuk katarak. 

Siapa pun bisa terkena penyakit ini. Namun penderita diabetes cenderung mengalaminya lebih awal dan kondisinya menjadi lebih buruk dengan lebih cepat.

Saat sebagian lensa Anda keruh, mata Anda tidak dapat fokus sebagaimana mestinya. Anda tidak akan melihatnya juga. Gejalanya meliputi penglihatan kabur dan silau.

Anda memerlukan pembedahan untuk menghilangkan katarak. Dokter mengganti lensa yang keruh dengan lensa buatan.

Baca Juga: 6 Tanda-Tanda Tekanan Darah Tinggi, Cek Juga 6 Cara Mengontrolnya

3. Glaukoma

Penderita diabetes lebih mungkin menderita glaukoma, yang dapat terjadi dalam beberapa bentuk atau tipe.

Tekanan menumpuk di dalam mata Anda ketika cairan tidak dapat mengalir sebagaimana mestinya. Hal ini dapat merusak saraf dan pembuluh darah, serta menyebabkan perubahan penglihatan.

Glaukoma jenis ini mungkin tidak menimbulkan gejala apa pun sampai penyakitnya semakin parah dan Anda mengalami kehilangan penglihatan yang parah. Dokter dapat mengetahuinya lebih awal, selama dilakukan pemeriksaan rutin.

Baca Juga: Tema dan Kumpulan Ucapan Hari Kanker Sedunia 4 Februari 2024, Yuk Ramaikan di Sosmed!

Perlunya Pemeriksaan Mata

Pemeriksaan mata secara rutin dapat membantu menemukan masalah sejak dini. Dengan demikian, masalah tersebut lebih mudah ditangani sehingga penglihatan Anda bisa diselamatkan. 

Jika Anda mungkin hamil dalam waktu dekat, dapatkan e kamu ujian untuk menghindari kemungkinan masalah. Pertahankan juga saat Anda hamil.

Anda harus segera menghubungi dokter jika mengalami sejumlah gejala ini. Sebab, itu menandakan keadaan darurat. 

Baca Juga: Ini 4 Jenis Sayuran yang Ramah untuk Anak-Anak sehingga Mudah Dikonsumsi

Gejala-gejala yang dimaksud adalah:

Bintik hitam di penglihatan Anda
Kilatan cahaya
"Lubang" dalam visi Anda
Penglihatan kabur

Cara menjaga mata tetap sehat

Mengutip Kemkes.go.id, berikut adalah langkah-langkah yang harus dilakukan agar mata tetap sehat:

1. Gunakan pelindung mata.

2. Gunakan lensa kontak sesuai aturan.

3. Ketahui riwayat penyakit mata di keluarga.

4. Segera ke dokter jika ada keluhan mata.

5. Periksa dokter mata secara rutin.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Sales and Operations Planning (S&OP) Negosiasi & Mediasi Penagihan yang Efektif Guna Menangani Kredit / Piutang Macet

×