kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45935,34   -28,38   -2.95%
  • EMAS1.321.000 0,46%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%
AKTUAL /

Gula Merah Lebih Baik dan Sehat Dibandingkan Gula Putih?


Rabu, 21 Februari 2024 / 15:40 WIB
Gula Merah Lebih Baik dan Sehat Dibandingkan Gula Putih?
ILUSTRASI. Gula pasir dan gula merah

Reporter: kompas.com | Editor: Tri Sulistiowati

GULA MERAH DAN GULA PASIR - Gula pasir dan gula merah mana yang lebih sehat untuk kesehatan? Berikut penjelasannya. 

Gula pasir adalah pemanis makanan dan minuman yang paling sering dikonsumsi, namun seringkali dikaitkan dengan risiko penyakit seperti diabetes. 

Baca Juga: Makan Gula Merah Bisa Melancarkan Pencernaan dan Menurunkan Tekanan Darah Tinggi?

Oleh karenanya, banyak orang mencoba menggantikannya dengan gula merah atau brown sugar sebagai pemanis untuk minumannya. 

Namun, apakah gula merah lebih baik daripada gula pasir? 

Seperti dikutip dari Medical News Today, Kamis (23/2/2023), gula putih atau gula pasir dan gula merah memiliki nutrisi yang sama. 

Hanya saja keduanya memiliki rasa dan sifat yang kontras yang memberikan fungsi berbeda saat digunakan sebagai bahan utama dalam makanan maupun minuman. 

Secara rasa dan tekstur, kedua jenis gula ini sangat berbeda. 

Bahkan, dalam resep masakan, dengan mengganti jenis gula, akan mengubah keseluruhan tekstur dan rasa dari masakan. 

Kandungan nutrisi gula merah dan gula pasir 

Selama ini, orang cenderung mengganti gula pasir atau gula putih dengan gula merah, karena dianggap lebih sehat. 

Faktanya, kedua jenis gula ini memiliki kandungan kalori yang hampir sama. 

Gula merah sedikitnya mengandung 0,25 kalori. Misalnya satu sendok teh atau sekitar 5 gram gula merah dan gula pasir akan memiliki 20 kalori. 

Sedangkan nilai gizi atau nutrisi gula merah menunjukkan tingkat yang sama dengan karbohidrat. 

Kendati demikian, tidak seperti gula putih atau gula pasir yang dianggap memiliki kalori kosong. 

Pada gula merah mengandung beberapa mikronutrien seperti zat besi, kalsium, seng, tembaga, kalium, fosfor, dan vitamin B6. 

Profil nutrisi antara gula merah dan gula pasir ini mirip. 

Manfaat dan risiko konsumsi gula 

Manfaat gula pasir 

Gula putih atau gula pasir memberikan penguat energi yang sangat besar, karena gula ini adalah salah satu jenis karbohidrat, sehingga merupakan zat gizi mikro yang dapat memberikan energi pada tubuh. 

Manfaat kesehatan gula pasir, seperti dilansir dari Healthify Me, juga diyakini dapat meningkatkan fungsi otak, karena glukosa adalah sumber bahan bakar untuk otak. 

Rasa manis gula pasir juga dapat meningkatkan mood atau suasana hati, serta gula putih yang dibuat pasta akan dapat menjadi obat luka, membuatnya lebih cepat sembuh. 

Manfaat gula merah 

Sedangkan manfaat atau khasiat gula merah di antaranya diyakini dapat membantu menurunkan berat badan, karena gula merah memiliki kalori yang lebih sedikit dibandingkan gula pasir. 

Molase dalam gula merah dikenal dapat meningkatkan metabolisme. 

Selain bisa menjadi penguat energi, gula merah juga dapat meredakan kram menstruasi pada perempuan. 

Beberapa budaya menggunakan gula merah sebagai pengobatan rumahan untuk mengatasi nyeri haid. 

Kendati memiliki manfaat bagi kesehatan, namun gula merah dan gula pasir atau gula putih, hampir tidak memiliki perbedaan dalam menambah nilai gizi apa pun ke dalam makanan. 

Ahli pun banyak menyarankan agar Anda dapat memilih pengganti gula yang lebih sehat. 

Gula memang sama pentingnya dalam memberikan tambahan energi karena merupakan sumber kalori yang potensial. 

Namun, terkadang secara tidak sengaja kita dapat mengonsumsi lebih banyak gula, misal saat minum teh atau kopi, yang mana rasa manisnya tidak terlalu tampak seperti minuman bersoda atau makanan olahan. 

Jadi, lebih sehat mana gula merah atau gula pasir? 

Jawabannya tidak ada yang lebih sehat. Sebab, kedua jenis gula ini juga memiliki risiko bagi kesehatan, seperti meningkatkan risiko penyakit jantung, obesitas, ketidakseimbangan hormon, pada gula putih. 

Serta, efek buruk terlalu banyak mengonsumsi gula merah bisa menyebabkan detak jantung tidak stabil, meningkatkan kadar gula darah, meningkatkan risiko peradangan hingga dapat berisiko melemahkan kekuatan tulang.

Baca Juga: Gula Aren atau Gula Merah Mana yang Lebih Sehat dan Aman Dikonsumsi?

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Lebih Sehat Mana Gula Merah atau Gula Pasir?", Klik untuk baca: https://www.kompas.com/sains/read/2023/02/23/090000923/lebih-sehat-mana-gula-merah-atau-gula-pasir-?page=all.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Sales and Operations Planning (S&OP) Negosiasi & Mediasi Penagihan yang Efektif Guna Menangani Kredit / Piutang Macet

×