kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.629.000   26.000   1,00%
  • USD/IDR 17.915   -32,00   -0,18%
  • IDX 6.351   31,53   0,50%
  • KOMPAS100 835   3,22   0,39%
  • LQ45 634   -1,22   -0,19%
  • ISSI 220   1,96   0,90%
  • IDX30 356   -1,18   -0,33%
  • IDXHIDIV20 435   -3,83   -0,87%
  • IDX80 95   0,21   0,22%
  • IDXV30 120   -0,51   -0,42%
  • IDXQ30 113   -0,52   -0,45%
AKTUAL /

Hindari, Ini 5 Kesalahan dalam Diet yang Umum Dilakukan!


Senin, 18 Desember 2023 / 16:31 WIB
ILUSTRASI. Kesalahan dalam diet.

Penulis: Virdita Ratriani

KONTAN.CO.ID - Ada beberapa kesalahan dalam diet yang umum dilakukan. Kesalahan-kesalahan tersebut membuat diet tidak berhasil bahkan bisa jadi membuat tubuh bertambah gemuk. 

Saat diet, perlu diperhatikan asupan kalori harian agar Anda tidak lemas dan kurang energi saat beraktivitas. 

Jika mengabaikan asupan kalori harian, maka tidak heran jika diet justru gagal atau malah jatuh sakit. 

Lantas, apa saja kesalahan dalam diet yang umum dilakukan? 

Baca Juga: Bisa Pakai Teh Hijau, Ini 5 Cara Mengencangkan Kulit Kendur Setelah Diet

5 Kesalahan dalam diet yang umum dilakukan

Kesalahan dalam diet
Kesalahan dalam diet

Dirangkum dari laman Eat This, Not That, berikut sejumlah kesalahan dalam diet yang umum dilakukan: 

1. Tidak mengonsumsi cukup lemak

Pada saat diet, lemak seringkali dianggap sebagai sesuatu yang harus dihindari. Ternyata, lemak bukanlah pemicu obesitas. Namun, gula menjadi makanan pemicu obesitas yang lebih besar daripada lemak.  

Lemak adalah makronutrien penting yang akan membantu Anda merasa kenyang, memberi nutrisi yang dibutuhkan, dan bahkan dapat menurunkan kolesterol jahat. 

Pilih lemak tak jenuh tunggal yang sehat, seperti yang ditemukan dalam minyak zaitun, almond, selai kacang, dan alpukat.

Baca Juga: Jangan Sembaranga! Ini Menu Sarapan yang Baik untuk Menjaga Kesehatan

2. Tidak makan cukup karbohidrat

Karbohidrat telah dianggap sebagai penyebab di balik penambahan berat badan, sehingga diet rendah karbohidrat menjadi hal yang populer.

Meskipun benar bahwa karbohidrat olahan seperti gula, mi, dan roti putih dapat meningkatkan gula darah dan menyebabkan penambahan berat badan, karbohidrat kompleks sebenarnya dapat membantu Anda menurunkan berat badan.

Karbohidrat kompleks memiliki serat yang akan membuat Anda kenyang dan memberi Anda energi yang tahan lama.

3. Makan terlalu banyak protein

Protein adalah makronutrien penting untuk menurunkan berat badan. Protein dapat membantu membangun otot tanpa lemak, membakar kalori saat istirahat dan dapat membantu Anda menurunkan berat badan. 

Tetapi, memakan terlalu banyak protein juga tidak baik saat diet lantaran protein masih memiliki kalori dan bisa menambah lemak tubuh jika dimakan berlebihan.

Baca Juga: 6 Makanan Tinggi Protein Ini Bantu Tambah Massa Otot Tubuh

4. Terlalu membatasi asupan kalori

Selanjutnya, kesalahan diet yang umum dilakukan adalah terlalu membatasi asupan kalori yang masuk ke dalam tubuh. 

Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Psychosomatic Medicine menemukan bahwa orang yang menjalani diet rendah kalori secara berlebihan tidak mengalami penurunan berat badan dalam jangka panjang, karena adanya produksi hormon stres kortisol yang berlebihan. 

Ketika tubuh melepaskan terlalu banyak kortisol, hal ini memberi sinyal pada tubuh untuk menyimpan lemak, terutama di perut. Selain itu, ketika Anda tidak makan cukup kalori, metabolisme tubuh bisa melambat dan tidak memiliki cukup energi untuk berolahraga. 

Hal ini bisa membuat Anda lebih cenderung makan berlebihan. Untuk itu, bagi perempuan tidak disarankan melakukan diet dengan kalori di bawah 1.200. 

5. Makan terlalu banyak setelah berolahraga

Olahraga teratur adalah bagian penting dari program penurunan berat badan. Namun, orang sering kali makan secara berlebihan setelah berolahraga lantaran berpikir telah membakar kalori mereka. 

Hal ini sangat tidak disarankan dan menjadi kesalahan diet yang umum dilakukan. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Terpopuler
Kontan Academy
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS [Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI

×