kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45904,79   14,99   1.68%
  • EMAS1.333.000 0,45%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%
AKTUAL /

Kangkung Tak Ada dalam Daftar, 5 Sayuran Ini Harus Dihindari Penderita Asam Urat


Minggu, 19 November 2023 / 05:21 WIB
Kangkung Tak Ada dalam Daftar, 5 Sayuran Ini Harus Dihindari Penderita Asam Urat
ILUSTRASI. Agar asam urat tidak kumat, penderita asam urat harus lebih selektif dalam memilih makanan. Termasuk sayuran.

Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Saat asam urat menyerang, penderitanya merasakan kesakitan yang sangat mengganggu. Itu sebabnya, agar asam urat tidak kumat, penderita asam urat harus lebih selektif dalam memilih makanan. Termasuk sayuran. 

Meski dikatakan sebagai makanan sehat, namun beberapa jenis sayuran ada yang mengandung purin tinggi. Orang yang memiliki asam urat tinggi disarankan untuk tidak mengonsumsinya dalam jumlah yang berlebihan. 

Sayuran penyebab asam urat naik 

Asam urat merupakan penyakit yang sering dikeluhkan masyarakat di usia 30 tahun ke atas. Penyakit ini ditandai dengan adanya penumpukkan asam urat yang kemudian mengkristal di area persendian. 

Ketika kadarnya naik, dampaknya bisa menyebabkan nyeri, perasaan tidak nyaman hingga mengganggu aktivitas sehari-hari. 

Oleh karena itu, ketahui beberapa makanan yang perlu dihindari penderita asam urat, sebagaimana dikatakan Stacey Phillips, ahli diet bersertifikat sekaligus penulis "Journal of Renal Nutrition" seperti dikutip Livestrong

Baca Juga: Jamur Kancing Putih Bisa Menurunkan Gula Darah pada Penderita Diabetes?

1. Asparagus 

Biasanya asparagus ditemukan di dalam makanan ala Western. Asparagus mengandung purin yang sedang. Batasan konsumsinya disarankan tidak lebih dari 85 gram dalam sehari dan tidak lebih dari lima kali dalam seminggu.  

Meski begitu, mengonsumsi asparagus sebagai sumber vitamin B-6, E dan C juga dapat dijadikan sebagai pola makan yang sehat. Caranya yang paling aman adalah dengan mengombinasikan asparagus dengan sayuran lain seperti bawang-bawangan atau okra. 

2. Kacang polong 

Kacang polong sering dijumpai dalam sajian tumis-tumisan. Jenis sayuran renyah yang satu ini juga tidak disarankan untuk dikonsumsi berlebihan. Batasan konsumsi yang aman adalah 85 gram dan tidak lebih dari lima kali dalam seminggu. 

Agar asam urat aman terkendali, kita dapat menggantinya dengan sayuran lain yang lebih rendah purin seperti wortel, zucchini atau seledri batang yang lebih aman.

Baca Juga: 5 Jus Buah Ini Menurunkan Asam Urat Tinggi

3. Bayam 

Dikenal sebagai sayuran sehat, bayam rupanya juga tidak disarankan untuk dikonsumsi berlebihan bagi penderita asam urat. Bayam diketahui mengandung purin dalam jumlah sedang. Ketika dikonsumsi berlebihan maka dampaknya bisa memicu asam urat melonjak. 

4. Jamur 

Jenis sayuran yang rendah kalori ini menawarkan nutrisi seperti riboflavin, niasin dan zinc. Tetapi, jamur mengandung purin yang tinggi. Pasien asam urat disarankan makan jamur tidak lebih dari 85 gram dan maksimal lima kali dalam seminggu. 

Baca Juga: 8 Jenis Makanan yang Aman dan Baik Dikonsumsi Penderita Asam Urat

5. Kembang kol 

Penderita asam urat sebaiknya menghindari mengonsumsi kembang kol berlebihan. Kembang kol dikenal sebagai sayuran yang padat nutrisi. Secara alami, kembang kol memiliki kandungan vitamin C dan sumber folat yang baik. 

Batasan mengonsumsi kembang kol yang disarankan adalah 85 gram dan tidak boleh terlalu sering mengonsumsinya. Sebagai pengganti kembang kol, akan lebih aman jika mengonsumsi brokoli, karena sayuran berwarna hijau ini memiliki kadar purin yang rendah. 

Baca Juga: Cara Mudah Menyiapkan Ramuan Kunyit untuk Obat Asam Urat

Kangkung mengandung purin rendah 

Melansir Kompas.com, dokter dan ahli gizi Tan Shot Yen membantah bahwa makan bayam dan kangkung bisa memicu penyakit maupun serangan asam urat berupa nyeri di persendian. 

"Nggak, itu hoaks," ujarnya, saat dikonfirmasi Kompas.com, Jumat (5/5/2023). 

Tan menjelaskan, bayam dan kangkung masuk dalam kategori makanan rendah purin, dengan kandungan sekitar 57 miligram per 100 gramnya. 

Makanan rendah purin sendiri adalah bahan pangan yang mengandung kurang dari 100 miligram purin per 100 gramnya. 

Menurut dia, purin adalah hasil metabolisme, sehingga tidak bisa dihitung berapa banyak makanan yang dikonversikan menjadi purin maupun yang akan dikeluarkan ginjal. 

Baca Juga: 9 Gejala Batu Ginjal, Cek Juga Jenis-jenisnya

"Jadi paling mudah dan efektif, hindari bahan pangan dengan purin tinggi atau sedang. Pilih yang rendah," ungkapnya. 

Oleh karena itu, dia menambahkan, sebenarnya tidak ada batasan pasti berapa maksimal makanan rendah purin yang dapat dikonsumsi dalam sehari. 

"Selama mengikuti konsep Isi Piringku, aman," kata Tan. 

Adapun konsep ini, mengimbau agar dalam satu piring terdiri dari 50 persen buah dan sayur, sementara 50 persen sisanya terdiri dari karbohidrat dan protein. 

Misalnya, untuk orang dewasa, piring bundar berisikan nasi, lauk, sayur, dan buah-buahan. Dengan posisi, di sisi kiri nasi dan lauk, sedangkan sisi kanan ada sayur dan buah.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "5 Sayuran Mengandung Purin Tinggi, Perlu Dihindari Penderita Asam Urat"
Penulis : Dinno Baskoro
Editor : Wisnubrata

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
Success in B2B Selling Omzet Meningkat dengan Digital Marketing #BisnisJangkaPanjang, #TanpaCoding, #PraktekLangsung

×