kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.085.000   40.000   1,31%
  • USD/IDR 16.809   26,00   0,15%
  • IDX 8.235   0,22   0,00%
  • KOMPAS100 1.156   -1,44   -0,12%
  • LQ45 834   -3,53   -0,42%
  • ISSI 293   0,28   0,09%
  • IDX30 440   -3,60   -0,81%
  • IDXHIDIV20 527   -6,48   -1,22%
  • IDX80 129   -0,27   -0,21%
  • IDXV30 143   -1,25   -0,87%
  • IDXQ30 141   -1,73   -1,21%
AKTUAL /

Umrah Ditunda, Haji Aman? Ini Penjelasan Resmi Wamenhaj Terkini


Senin, 02 Maret 2026 / 03:03 WIB
Umrah Ditunda, Haji Aman? Ini Penjelasan Resmi Wamenhaj Terkini

Reporter: Siti Masitoh | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - Pemerintah terus mencermati perkembangan situasi keamanan di kawasan Timur Tengah yang semakin dinamis dan tidak menentu. Eskalasi geopolitik yang melibatkan Amerika Serikat (AS), Israel, dan Iran kembali meningkatkan tensi kawasan serta memunculkan kekhawatiran terhadap keselamatan perjalanan internasional.

Kemenhaj Imbau Jemaah Tunda Keberangkatan Umrah

Dengan mempertimbangkan aspek keselamatan dan perlindungan jemaah, Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Republik Indonesia, Dahnil Anzar Simanjuntak, mengimbau agar jemaah umrah yang dijadwalkan berangkat dalam waktu dekat untuk menunda keberangkatannya hingga kondisi kembali kondusif.

“Mempertimbangkan kondisi Timur Tengah yang tidak menentu dan eskalasinya semakin tinggi, kami mengimbau jemaah umrah yang akan berangkat dalam waktu dekat untuk menunda keberangkatannya,” ujar Wamenhaj dalam keterangannya, Minggu (1/3/2026).

Langkah ini ditegaskan sebagai bentuk kehati-hatian pemerintah dalam memastikan keamanan warga negara Indonesia yang berada di luar negeri, khususnya di Arab Saudi dan wilayah sekitarnya.

Baca Juga: Dampak Perang Iran-AS: Harga Pertamax Sudah Pasti Naik, Pertalite Menyusul?

Jemaah di Arab Saudi Diminta Tetap Tenang

Pemerintah juga meminta seluruh jemaah umrah yang saat ini berada di Arab Saudi beserta keluarga di Tanah Air agar tetap tenang dan tidak panik menyikapi perkembangan situasi.

Kementerian Haji dan Umrah RI bersama Kementerian Luar Negeri RI terus berkoordinasi dengan otoritas Arab Saudi, maskapai penerbangan, serta Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) guna memastikan jemaah yang mengalami penundaan kepulangan dapat tertangani dengan baik.

“Kami terus berkoordinasi dengan pihak Arab Saudi, maskapai, dan PPIU agar jemaah yang tertunda kepulangannya dapat ditampung di hotel maupun tempat-tempat lain yang aman dan layak,” lanjutnya.

Pemerintah memastikan setiap kebijakan yang diambil mengedepankan prinsip keselamatan, perlindungan, serta kenyamanan jemaah.

Hindari Informasi Tidak Terverifikasi

Masyarakat juga diimbau untuk tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi. Seluruh pihak diminta merujuk pada sumber resmi pemerintah guna menghindari kesimpangsiuran informasi yang dapat menimbulkan keresahan.

Di tengah meningkatnya arus informasi digital, validitas sumber menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas psikologis jemaah dan keluarga.

Tonton: Dari Moody’s hingga ART AS, Ke Mana Arah Pasar Saham Indonesia?

Persiapan Haji 1447 H/2026 M Tetap Berjalan Normal

Terkait penyelenggaraan ibadah Haji 1447 H/2026 M, pemerintah memastikan bahwa hingga saat ini belum terdapat dampak terhadap persiapan yang sedang berjalan. Seluruh tahapan perencanaan, koordinasi, hingga teknis keberangkatan tetap berlangsung sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

“Kami berharap kondisi segera normal dan semua pihak dapat menahan diri. Pemerintah akan terus memantau perkembangan dan mengambil langkah yang diperlukan demi keselamatan serta kenyamanan jemaah,” jelasnya.

Pemerintah menegaskan komitmennya untuk terus memantau perkembangan situasi global serta memastikan pelayanan ibadah haji dan umrah bagi masyarakat Indonesia tetap terkelola secara aman dan profesional.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU

×