kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45935,34   -28,38   -2.95%
  • EMAS1.321.000 0,46%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%
AKTUAL /

Bukan Pilek dan Flu! Ini 6 Penyakit yang Kerap Muncul Saat Musim Hujan


Jumat, 12 Januari 2024 / 12:15 WIB
Bukan Pilek dan Flu! Ini 6 Penyakit yang Kerap Muncul Saat Musim Hujan
ILUSTRASI. Hujan ringan

Reporter: kompas.com | Editor: Tri Sulistiowati

PENYAKIT YANG SELALU MUNCUL SAAT MUSIM HUJAN - Hujan sudah mengguyur sejumlah lokasi di tanah air hampir setiap hari. Ini enam penyakit yang kerap muncul saat musim hujan.  

Sejumlah wilayah di Indonesia sudah memasuki musim penghujan. Sejumlah daerah bahkan mengalami cuaca ekstrem, seperti hujan deras, angin kencang, hujan es, bahkan banjir. 

Baca Juga: Ini Penyakit yang Kerap Dianggap Masuk Angin

Datangnya musim penghujan menjadi kewaspadaan bersama, tidak hanya dari sisi bencana tetapi juga sejumlah penyakit yang muncul. 

Berikut sejumlah penyakit yang sering muncul saat musim penghujan: 

Penyakit yang muncul saat musim hujan Dikutip dari laman Kementerian Kesehatan (Kemenkes), berikut enam penyakit yang timbul saat musim hujan jika tidak menjaga kesehatan: 

1. Diare 

Diare merupakan penyakit yang akan meningkatkan frekuensi buang air besar lebih banyak dari normalnya. 

Penyebab umum diare adalah mengonsumsi makanan atau minuman yang sudah terkontaminasi oleh bakteri. 

Bakteri utama penyebab penyakit ini adalah E coli yang kemudian mengganggu sistem pencernaan. 

2. Demam 

Penyakit demam berdarah (DBD) disebabkan oleh virus yang dibawa oleh nyamuk demam berdarah atau Aedes aegypti. 

Saat musim hujan, akan banyak genangan air dan sampah yang memicu nyamuk tersebut berkembang biak. 

Setelah itu, nyamuk akan mencari makanan mereka dari manusia yaitu darah. Saat itulah, virus penyebab demam berdarah akan masuk ke dalam tubuh. 

Efek paling parah bila terkena penyakit ini adalah kematian. 

3. Leptospirosis 

Sesuai dengan namanya, penyakit ini disebabkan oleh bakteri Leptospira yang ditularkan melalui air kencing tikus. 

Air kencing tikus tersebut terbawa oleh air hujan atau banjir saat musim hujan. Penyakit ini akan menyebabkan kulit menjadi kekuningan dan mengering. 

Seseorang yang ada luka, kemudian bermain/terendam air banjir yang sudah tercampur dengan kotoran atau kencing tikus yang mengandung bakteri lepstopira, maka orang tersebut potensi terinfeksi dan akan jatuh sakit. 

4. Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) 

Penyakit ini disebabkan oleh bakteri, virus, atau mikroba yang kemudian menyerang saluran pernapasan. 

Penyakit ISPA tersebut disebarkan melalui batuk atau ludah dengan sembarangan. 

Mikroba itu kemudian masuk ke tubuh melalui pernapasan. Gejala utama penyakit ini adalah batuk, demam, sesak napas, dan nyeri dada. 

5. Penyakit kulit 

Penyakit ini umumnya disebabkan oleh bakteri-bakteri yang dibawa oleh air hujan atau banjir. 

Selain itu, penyakit ini juga disebabkan oleh jamur bila kulit tidak bersih, sehingga biasanya jamur ini berada pada lipatan-lipatan kulit. 

Bila terkena penyakit ini, kulit akan terasa gatal yang kemudian muncul lesi atau ruam. 

6. Penyakit saluran cerna atau tipes 

Demam tifoid atau dikenal dengan tipes menyerang saluran pencernaan manusia. 

Tipes disebabkan oleh bakteri Salmonella typhi yang masuk ke saluran pencernaan melalui mulut, esofagus, lambung, usus kecil, dan usus besar. 

Tipes akan menyebabkan peradangan pada saluran cerna bahkan demam yang tinggi.

Baca Juga: Aman! 10 Cara Meningkatkan Metabolisme Saat Berusia 40 Tahunan

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Musim Hujan Tiba, Waspadai 6 Penyakit Ini", 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Sales and Operations Planning (S&OP) Negosiasi & Mediasi Penagihan yang Efektif Guna Menangani Kredit / Piutang Macet

×