Reporter: Nurtiandriyani Simamora | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie
KONTAN.CO.ID - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberi sinyal adanya peluang kenaikan gaji Aparatur Sipil Negara (ASN) pada tahun 2026. Meski demikian, kebijakan tersebut belum akan direalisasikan pada awal tahun depan karena pemerintah masih menunggu kepastian arah penerimaan negara.
Purbaya menegaskan, setiap kebijakan yang berpotensi meningkatkan belanja negara, termasuk belanja pegawai, harus disesuaikan dengan kondisi riil keuangan pemerintah. Oleh karena itu, pemerintah memilih bersikap hati-hati sambil menunggu data realisasi penerimaan negara, setidaknya hingga kuartal pertama 2026.
“Kita diskusikan begini, sama saja dengan yang lain, kita akan lihat kondisi keuangan kita seperti apa. Ini kan seperti yang saya bilang sebelumnya, harusnya kalau semuanya sinkron dari awal, sekarang saya sudah bisa lihat arah ke mana income kita,” ujar Purbaya, Rabu (31/12/2025).
Menurut Purbaya, pemerintah masih membutuhkan waktu untuk memastikan arah pendapatan negara, khususnya setelah penerapan sinkronisasi kebijakan ekonomi yang mulai dijalankan sejak dirinya dilantik sebagai Menteri Keuangan pada awal September 2025.
Baca Juga: Target 4 Juta Kerja 2026 Dinilai Tak Realistis, Ini Alasannya
Ia mengungkapkan, isu kenaikan gaji ASN sempat dibahas dalam pertemuannya dengan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini pada Senin (28/12/2025). Namun demikian, Purbaya menekankan bahwa evaluasi kebijakan fiskal tidak dapat dilakukan secara terburu-buru.
Menurutnya, pemerintah setidaknya membutuhkan waktu satu kuartal tambahan untuk menilai efektivitas kebijakan ekonomi yang telah diterapkan serta dampaknya terhadap kondisi kas negara.
Dengan demikian, pembahasan lebih mendalam terkait kebijakan yang berpotensi menambah beban belanja pemerintah, termasuk penyesuaian kesejahteraan ASN, diperkirakan baru dapat dilakukan pada pertengahan tahun 2026.
“Mungkin triwulan kedua 2026 baru kita bisa diskusikan masalah-masalah yang berdampak kepada kenaikan belanja pemerintah,” imbuh Purbaya.
Tonton: China Sampaikan Arah Kebijakan 2026, Penyatuan Taiwan Hingga Subsidi Pengasuh Anak
Sikap kehati-hatian ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam menjaga kesinambungan fiskal, di tengah tuntutan peningkatan kesejahteraan ASN dan kebutuhan pembiayaan program prioritas nasional lainnya.
Kesimpulan
Pemerintah membuka peluang kenaikan gaji ASN pada 2026, namun realisasinya masih sangat bergantung pada kepastian penerimaan negara dan kondisi fiskal. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa evaluasi kebijakan belanja, termasuk belanja pegawai, tidak bisa dilakukan terburu-buru dan baru berpotensi dibahas lebih lanjut pada pertengahan 2026. Sikap hati-hati ini mencerminkan upaya pemerintah menjaga kesinambungan fiskal di tengah tuntutan peningkatan kesejahteraan ASN dan kebutuhan pendanaan program prioritas lainnya.
Selanjutnya: Target 4 Juta Kerja 2026 Dinilai Tak Realistis, Ini Alasannya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













