kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45873,20   18,42   2.15%
  • EMAS1.371.000 1,18%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%
AKTUAL /

Lebih 300 Orang Tertimbun Longsor dan Ratusan Lenyap


Sabtu, 25 Mei 2024 / 20:41 WIB
Lebih 300 Orang Tertimbun Longsor dan Ratusan Lenyap
ILUSTRASI. Lebih 300 Orang Tertimbun Longsor dan Ratusan Lenyap

Sumber: Reuters | Editor: Hasbi Maulana

KONTAN.CO.ID - Lebih dari 300 orang dan 1.100 rumah dilaporkan tertimbun longsor besar yang menghancurkan sebuah desa terpencil di Papua Nugini bagian utara, menurut media lokal pada Sabtu (25/5).

Bencana tersebut dikhawatirkan menelan ratusan korban jiwa setelah menghantam desa Kaokalam di Provinsi Enga, sekitar 600 km sebelah barat laut ibukota Port Moresby, pada pukul 3 pagi pada hari Jumat (1900 GMT pada hari Kamis).

Menurut laporan Papua New Guinea Post Courier yang mengutip pernyataan anggota parlemen negara itu, Aimos Akem, longsor tersebut menimbun lebih dari 300 orang dan 1.182 rumah.

Akem belum menanggapi permintaan konfirmasi dari Reuters melalui media sosial.

Baca Juga: Detektif Swasta Israel Diburu FBI Dituding Menyewa Hacker Bayaran

Australian Broadcasting Corp melaporkan pada hari Sabtu bahwa empat jenazah telah ditemukan setelah tim darurat mencapai daerah yang jarang penduduknya itu. Korban jiwa diperkirakan akan terus bertambah.

Longsor tersebut memutus akses jalan raya, sehingga helikopter menjadi satu-satunya cara untuk mencapai daerah tersebut, demikian laporan media tersebut.

Rekaman media sosial yang diunggah oleh warga desa Ninga Role menunjukkan orang-orang memanjat bebatuan, pohon tumbang, dan gundukan tanah untuk mencari korban selamat. Suara tangisan perempuan terdengar di latar belakang.

Baca Juga: USD Melemah Oleh Aksi Profit Taking, Bagaimana Prospeknya?

Perdana Menteri James Marape mengatakan petugas penanggulangan bencana, Angkatan Pertahanan, dan Departemen Pekerjaan Umum dan Jalan Raya sedang membantu upaya penyelamatan dan pemulihan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Efficient Transportation Modeling (SCMETM) Omzet Meningkat dengan Digital Marketing #BisnisJangkaPanjang, #TanpaCoding, #PraktekLangsung

×