kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ451.010,87   12,58   1.26%
  • EMAS1.128.000 0,27%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%
AKTUAL /

Pare Bisa Turunkan Kadar Gula Darah, Cek Manfaat Lain & Kandungan Pare


Selasa, 13 Februari 2024 / 08:12 WIB
Pare Bisa Turunkan Kadar Gula Darah, Cek Manfaat Lain & Kandungan Pare
ILUSTRASI. Selain rasanya yang pahit dan penampilannya yang berbeda, pare telah dikaitkan dengan beberapa manfaat kesehatan yang mengesankan.

Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pare, yang juga dikenal sebagai labu pahit atau Momordica charantia, adalah tanaman merambat tropis yang termasuk dalam keluarga labu dan berkerabat dekat dengan zucchini, labu, dan mentimun.

Tanaman ini dibudidayakan di seluruh dunia untuk diambil buahnya yang dapat dimakan, yang dianggap sebagai makanan pokok dalam banyak jenis masakan Asia.

Pare varietas China biasanya berbentuk panjang, berwarna hijau pucat, dan ditutupi benjolan seperti kutil.

Sebaliknya, pare varietas India lebih ramping dan ujungnya runcing dengan duri kasar dan bergerigi pada kulitnya.

Selain rasanya yang pahit dan penampilannya yang berbeda, pare telah dikaitkan dengan beberapa manfaat kesehatan yang mengesankan.

Berikut 7 manfaat pare beserta ekstraknya, seperti yang dilansir dari laman Kemkes.go.id:

1. Menurunkan Kadar Gula Darah

Manfaat pare yang paling terkenal adalah menurunkan gula darah. Hal ini karena pare memiliki senyawa yang dapat bertindak seperti insulin, yang bertugas mengolah gula darah untuk menjadi energi di dalam sel tubuh.

Beberapa penelitian juga membuktikan bahwa konsumsi pare dapat mengurangi kadar gula darah dan menurunkan HbA1c penderita diabetes tipe 2. Meski demikian, hal ini masih perlu diteliti lebih lanjut karena ada pula studi yang menyatakan bahwa pare tidak memiliki dampak signifikan sebagai pengobatan diabetes.

Baca Juga: 5 Obat Darah Tinggi Herbal Paling Ampuh dan Cara Membuatnya di Rumah

2. Mengatasi Gangguan Pencernaan

Kandungan serat yang tinggi pada pare mampu mencegah konstipasi. Namun, konsumsi pare berlebihan juga dapat menimbulkan efek samping berupa diare dan muntah.

3. Meningkatkan Imunitas Tubuh

Meski sangat sedikit, kandungan protein tertentu yang terdapat pada pare mampu membantu meningkatkan imunitas tubuh. Namun manfaat ini masih perlu untuk diteliti lebih lanjut.

Baca Juga: Manfaat Pare untuk Kolesterol, Makanlah Jika Ada Tanda Kolesterol Tinggi Di Usia Muda

4. Mencegah Kanker Payudara

Studi menunjukkan bahwa pare memiliki sifat anti-kanker dan ekstrak dari buah pare terbukti dapat menghambat pertumbuhan sel kanker payudara. Namun, masih diperlukan penelitian klinis lebih lanjut untuk memastikan dosis aman, efek samping, serta efektivitas pare dalam memerangi kanker.

5. Menurunkan Berat Badan

Konsumsi pare dapat membantu menurunkan berat badan karena bahan makanan satu ini rendah kalori dan kaya serat. Kandungan serat yang tinggi pada pare dapat memberikan efek kenyang lebih lama sehingga mampu menurunkan nafsu makan.

6. Mengurangi Risiko Penyakit Jantung

Meski perlu diteliti lebih lanjut, konsumsi pare dapat membantu mencegah penyakit jantung. Pasalnya, konsumsi pare dalam jumlah yang cukup mampu membantu mengurangi kadar kolesterol dalam tubuh. Kandungan serat, kalium, dan antioksidan yang ada dalam pare juga dapat meningkatkan kesehatan jantung.

Baca Juga: Pare untuk Darah Tinggi? Simak Cara Menurunkan Darah Tinggi dengan Alami

7. Meningkatkan Kesehatan Mata

Kandungan vitamin A pada pare mampu meningkatkan kesehatan mata. Bahkan, vitamin A, vitamin E, dan vitamin C yang terkandung pada pare diyakini mampu mengurangi risiko terjadinya degenerasi makula pada orang lanjut usia.

Ekstrak yang terkandung dalam pare

Masih mengutip Kemkes.go.id, kandungan nutrisi pare sudah sejak lama pare dipercaya sebagai tanaman herbal yang bermanfaat bagi kesehatan. 

Hal ini karena di dalam pare terkandung beragam nutrisi penting, yaitu: 

- Vitamin, seperti vitamin A, C, E, B1, B2, B3, dan B12. 

- Mineral, seperti zat besi, kalsium, kalium, zinc, magnesium, dan fosfor. 

- Karbohidrat dan serat. 

- Antioksidan, seperti fenol, flavonoid, lutein, dan zeaxanthin.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU

×