kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45920,31   -15,20   -1.62%
  • EMAS1.347.000 0,15%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%
AKTUAL /

Waspada Kekerasan Seksual, Ini Waktu yang Tepat Mengenalkan Organ Intim pada Anak


Rabu, 31 Januari 2024 / 14:10 WIB
Waspada Kekerasan Seksual, Ini Waktu yang Tepat Mengenalkan Organ Intim pada Anak
ILUSTRASI. Wasapada Kekerasan Seksual, Ini Waktu yang Tepat Mengenalkan Organ Intim pada Anak .

Penulis: Tiyas Septiana

Waktu Tepat Pendidikan Seksual -  Pendidikan seksual, seperti mengenalkan organ-organ intim pada tubuh, penting diberikan kepada anak agar mereka terhindar dari kekerasan seksual. 

Berdasarkan laporan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), pada tahun 2023 terdapat 3000 kasus kekerasan seksual. 

Hla tersebut juga terlihat dari banyaknya berita kekerasan seksual pada anak yang diberitakan di media cetak dan elektronik. 

Baca Juga: Cara Tepat Mengatasi Step saat Anak Demam dan Penyebabnya

Yang membuat miris, pelaku kekerasan seksual pada anak justru orang-orang terdekat mereka bahkan keluarga sendiri yang harusnya melindungi mereka. 

Bersumber dari situs Universitas Muhammadiyah (UM) Surabaya, salah satu langkah untuk mencegah kekerasan seksual adalah dengan pendidikan seksual yang diawali dengan memperkenalkan organ intim. 

Jika anak memahami organ intim mereka, anak akan tahu batasan-natasan dengan orang-orang di sekitarnya. 

Cara mengenalkan organ intim pada anak

Menurut Holy Ichda Wahyuni Dosen Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) UM Surabaya, memperkenalkan organ intim pada anak merupakan bagian dari pendidikan seksual sejak dini.

Ia menjelaskan, waktu yang paling tepat mengenalkan organ intim pada anak adalah ketika mereka masih berada di bangku taman kanak-kanak. 

“Justru merupakan sebuah kesalahan jika menganggap bahwa pengenalan intim ini adalah sebuah hal tabu, sehingga sering anak-anak dikenalkan ketika mereka sudah beranjak remaja. Tak jarang orang tua menjadi sangat tertutup untuk urusan pendidikan seksual,”ujar Holy, dikutip dari situs UM Surabaya.

Menurutnya, sudah bukan saatnya memperkenalkan organ intim pada anak dengan nama ganti, seperti penis menjadi burung. 

Baca Juga: 4 Ramuan Herbal untuk Menurunkan Demam Secara Instan

Penting bagi orang tua memperkenalkan organ intim pada anak dengan pelafalan nama atau penyebutan yang sebenarnya, seperti alat kelamin laki-laki adalah penis, dan alat kelamin perempuan adalah vagina.

Penyebutan nama yang sebenarnya dalam pengenalan organ intim pada anak menunjukkan sebuah keterbukaan orang tua, menunjukkan bahwa itu bukan hal tabu. 

Hal ini juga mengajarkan pada anak untuk tidak tertutup juga pada persoalan-persoalan yang berkaitan dengan aktivitas seksual sejak dini dan berdampak hingga mereka remaja. Seperti ketika mereka mulai mengalami pubertas. 

Terakhir Holy menjelaskan, pengenalan organ intim ini juga bisa dibarengi dengan pengenalan bagaimana pentingnya menjaga kebersihannya, kesehatannya, serta menjaganya sebagai area privasi yang tidak boleh ada yang melihat atau menyentuhnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU

×