kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45997,25   4,56   0.46%
  • EMAS1.134.000 0,18%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%
AKTUAL /

Bukan 1 Jam, Ini Batasan Waktu Jalan Kaki untuk Penderita Diabetes


Kamis, 11 Januari 2024 / 04:57 WIB
Bukan 1 Jam, Ini Batasan Waktu Jalan Kaki untuk Penderita Diabetes
ILUSTRASI. Jalan kaki dapat meningkatkan kesehatan jantung, mengurangi stres, dan meningkatkan mood pada penderita diabetes.

Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Jalan kaki dapat meningkatkan kesehatan jantung, mengurangi stres, dan meningkatkan mood pada penderita diabetes. 

Berikut adalah jumlah langkah ideal yang harus dilakukan oleh penderita diabetes.

Melakukan perubahan gaya hidup yang tepat merupakan salah satu cara paling efektif untuk mengelola diabetes dan menghindari berbagai komplikasinya. 

Berjalan kaki setiap hari, baik dengan kecepatan cepat atau lambat dapat membantu meningkatkan kontrol glikemik pada penderita diabetes tipe 2. 

Melansir Hindustime Times, ada beberapa penelitian yang membuktikan efek positif aktivitas fisik dalam mengatur kadar gula darah pada penderita diabetes. 

Aktivitas fisik yang teratur harus dilengkapi dengan pola makan seimbang, pengobatan dan pemantauan kadar gula darah secara teratur untuk hasil terbaik. 

10.000 langkah sehari

Meskipun para ahli kesehatan merekomendasikan berjalan kaki selama 30-45 menit untuk penderita diabetes, berikut adalah jumlah langkah yang harus dilakukan oleh penderita diabetes untuk pengelolaan diabetes.

"Mengelola kadar gula darah sangat penting bagi penderita diabetes. Aktivitas fisik teratur, seperti berjalan kaki, dapat menjadi strategi yang efektif. Sekitar 10.000 langkah per hari dapat membantu meskipun hal ini dapat bervariasi tergantung pada faktor individu, namun penting untuk fokus pada durasinya dan intensitas olahraga untuk pengelolaan gula darah yang efektif," jelas Dr Rahul Chirag, Konsultan - Penyakit Dalam, Rumah Sakit CARE, Hi-Tec City, Hyderabad mengatakan kepada HT Digital.

Mereka yang lebih aktif memiliki peluang lebih rendah terkena diabetes. Berjalan kaki adalah cara yang bagus untuk menjadi aktif. 

Baca Juga: Biar Cepat Kering, Cek 4 Obat Alami Luka Diabetes

Faktanya, semakin sering Anda berjalan kaki —terutama dengan kecepatan yang lebih intens dan cepat— semakin rendah risiko diabetes Anda. 

Ada yang mengatakan, jalan kaki selama satu jam lamanya sangat baik untuk mencegah sejumlah penyakit, termasuk diabetes. 

Mengutip laman Diabetes.org, seseorang disarankan untuk melakukan 10.000 langkah per hari atau setidaknya 30 menit sehari untuk mengurangi risiko diabetes tipe 2. 

Jika Anda kesulitan berjalan selama 30 menit setiap kalinya, cobalah berjalan dalam jumlah yang lebih sedikit sepanjang hari, seperti 10 menit di pagi, 10 menit di siang hari, dan 10 menit di malam hari.

Jumlah langkah harian yang lebih banyak dapat meningkatkan kemungkinan Anda mencapai target glukosa darah (gula darah), yang merupakan alasan bagus untuk menjadikan jalan kaki sebagai bagian dari rutinitas harian Anda.

Baca Juga: Apakah Penyakit Jantung Bisa Sembuh?

Manfaat berjalan kaki

Kabar baiknya adalah kebanyakan orang bisa berjalan kaki agar tetap aktif. Risiko cedera rendah saat Anda berjalan dan Anda tidak memerlukan apa pun untuk berjalan selain sepasang sepatu yang nyaman dan suportif. 

Jalan kaki juga membuat Anda keluar rumah dan memberi Anda waktu istirahat dari pekerjaan, yang juga baik untuk kesehatan mental Anda.

Melansir Diabetes.org, meskipun membantu kadar glukosa darah (gula darah), berjalan kaki juga baik untuk:

- Kekuatan tulang dan otot
- Keseimbangan
- Tekanan darah
- Kolesterol
- Kesehatan jantung
- Konsentrasi
- Pandangan mental dengan menurunkan tingkat stres dan kecemasan

Baca Juga: Ini 7 Manfaat Air Rebusan Daun Singkong yang Diseduh Menjadi Teh

Dengan segala manfaat jalan kaki tersebut, buatlah rencana untuk berjalan lebih banyak. 

Salah satu langkah pertama adalah mengetahui berapa banyak langkah yang Anda ambil. Anda dapat memakai pedometer atau mendapatkan aplikasi pelacak kebugaran, yang tersedia di sebagian besar ponsel cerdas untuk menghitung langkah Anda. 

Setelah Anda mengetahui berapa banyak langkah yang Anda ambil, Anda dapat berupaya meningkatkan jumlah tersebut hingga mencapai tujuan yang realistis.

Mulailah selalu dengan perlahan dan tingkatkan menjadi jalan cepat. Pastikan untuk melakukan pendinginan dengan berjalan lambat di akhir. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU

×