kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45895,84   4,26   0.48%
  • EMAS1.325.000 -1,49%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%
AKTUAL /

Ini 5 Penanganan Batuk pada Balita secara Alami dari Rumah


Senin, 22 April 2024 / 07:08 WIB
Ini 5 Penanganan Batuk pada Balita secara Alami dari Rumah
ILUSTRASI. Batuk pada balita

Penulis: Bimo Kresnomurti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Simak penanganan batuk berdahak pada balita dan bayi dari rumah. Batuk berdahak bisa menjadi tanda bahwa tubuh sedang berusaha untuk mengatasi infeksi saluran pernapasan, seperti pilek atau flu.

Munculnya lendir yang dihasilkan bisa beragam warna dan tekstur tergantung pada penyebabnya. Batuk berdahak juga bisa disebabkan oleh kondisi lain, seperti alergi, asma, atau bronkitis.

Penting untuk memperhatikan warna, konsistensi, dan frekuensi dahak yang dikeluarkan, karena ini bisa menjadi petunjuk bagi dokter dalam menentukan penyebab batuk dan jenis pengobatan yang diperlukan.

Jika batuk berdahak disertai dengan gejala lain, seperti demam tinggi, sesak napas, atau nyeri dada yang parah, segera konsultasikan dengan dokter untuk evaluasi dan pengobatan lebih lanjut.

Baca Juga: Catat 7 Manfaat Ikan Shisamo beserta Nutrisinya untuk Kesehatan

Perawatan di rumah untuk balita dan bayi

Bayi

Batuk adalah salah satu alasan paling umum untuk mengunjungi dokter anak. Biasanya, infeksi virus harus berjalan dengan sendirinya. Jika bayi Anda berusia di bawah 2 bulan, lebih baik membawanya ke dokter jika Anda mengamati batuk.

Selain itu, Anda dapat mengobati gejala ringan pada anak di rumah dengan banyak obat batuk alami.

Sehingga, pengobatan ini merupakan upaya mengurangi gejala batuk pada bayi dan balita selain pengobatan dari dokter anak.

Untuk itu, ada pengobatan alternatif dengan praktis yang bisa dicoba, dilansir dari laman Healthline.

Baca Juga: 8 Sumber Lemak Sehat untuk MPASI Bayi yang Mudah Ditemukan

1. Kamar mandi beruap

Anda dapat menyalakan air shower panas mengalir selama beberapa menit dan bawa anak Anda untuk menghirup uap selama tidak lebih dari 5 hingga 10 menit.

Pastikan Anda mengetahui kapan balita Anda merasa telah cukup mendapatkan uap panas tersebut.

2. Madu

Madu adalah pengobatan yang aman dan efektif untuk infeksi saluran pernapasan bagian atas pada anak di atas usia 1 tahun karena sifat antimikroba potensialnya.

Ini juga dapat membantu meredakan tenggorokan yang meradang. Madu sebaiknya tidak diberikan kepada bayi di bawah usia 12 bulan karena dapat menyebabkan botulisme.

3. Pembersihan hidung

Irigasi hidung mungkin aman bagi anak-anak kecil. Menjaga saluran hidung tetap jernih dapat membantu anak-anak dan bayi tidur lebih nyenyak dan merasa lebih baik.

Apabila bayi Anda terlalu kecil untuk mengeluarkan ingusnya sendiri, gunakan semprotan saline dan jarum suntik atau alat hisap hidung untuk mengeluarkan lendir dari hidungnya.

Untuk bayi lebih muda, Anda dapat berkonsultasi ke dokter terkait penggunaan suntik untuk menyemprotkan saline ke dalam hidung dan suntik kedua untuk menyedot saluran hidung.

Penggunaan air yang difilter harus digunakan untuk mengirigasi hidung. Air keran yang belum difilter, diobati, atau diproses dengan cara tertentu mungkin mengandung bakteri berbahaya.

4. Humidifier

Penggunaan humidifier uap dingin dapat menjaga udara di kamar tidur anak Anda lembab dan membantu meredakan hidung dan dada yang tersumbat. Banyak orangtua menjaga humidifier uap dingin menyala di kamar bayi.

5. Hidrasi cukup

Terakhir, Anda perlu memperhatikan hitungan konsumsi air atau hidrasi yang sangat penting bagi bayi dan balita yang sakit. Saat bayi Anda sedang menyusui, cobalah untuk menjadwalkan pemberian makan yang lebih sering dari biasanya.

Hal ini akan membantu menjaga tenggorokan bayi tetap lembab dan membantu menjaga tetap terhidrasi. Balita sebaiknya didorong untuk minum air atau minuman berbasis elektrolit.

Apabila batuk pada balita tidak kunjung sembuh, Anda dapat berkonsultasi ke dokter terkait konsumsi obat batuk terbaik.

Itulah beberapa informasi rekomendasi pengobatan batuk pada balita dan bayi dari rumah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU

×